Beranda Daerah Kajati Aceh Launching Gampong Binaan Adhyaksa Peduli Stunting 2024 di Kota Langsa

Kajati Aceh Launching Gampong Binaan Adhyaksa Peduli Stunting 2024 di Kota Langsa

72
0
BERBAGI
Kejati Aceh
Foto bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Drs Joko Purwanto bersamama Fokopimda Kota Langsa usai launching Gampong binaan Adhyaksa peduli Stunting tahun 2024 sekaligus membagikan bantuan makanan dan asupan gizi bagi masyarakat Gampong Geudubang Jawa dan Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh. (Dok: Lingkarkita.com, Mustafa Rani)

Lingkarkita.com, Kota Langsa – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menggelar launching Gampong binaan Adhyaksa peduli Stunting tahun 2024 sekaligus membagikan bantuan makanan dan asupan gizi bagi masyarakat Gampong Geudubang Jawa dan Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh, Kamis (25/1/2024).

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Drs Joko Purwanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kegiatan yang telah dirintis dan sudah dilaksanakan oleh Kejati Aceh sejak 2022 lalu.

“Sudah tiga tahun berturut-turut insan Adhyaksa melaksanakan kegiatan yang didukung oleh BUMN dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian yang sama meyelesaikan persoalan bangsa, salah satunya Stunting,” ujarnya.

Dijelaskan, program penanganan Stanting merupakan salah satu program stratigis nasional yang menjadi fokus pemerintah pusat berdasarkan PP nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan Stunting dan peraturan Gubernur Aceh nomor 14 tahun 2019 tentang pencegahan dan penanganan Stunting Aceh.

“Terimakasih kepada para donatur program Adhyaksa peduli Stunting oleh Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indobesia regional Aceh, PT PLN UID Wilayah Aceh, PTPN 1 regional 6, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pertamina Patra Niaga, PT Kalbe Farma serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh memberikan bantuan ikan segar dalam intervensi gizi untuk mensupport program ini,” katanya.

Sementara Pj Wali Kota Langsa, Syaridin mengatakan, Stunting bukanlah hanya masalah kesehatan semata, tetapi juga merupakan masalah pembangunan manusia, stunting dapat menghambat potensi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Pembagian makanan hari ini adalah salah satu langkah konkret yang di ambil Adhyaksa peduli Stunting Aceh untuk memberikan dukungan kepada masyarakat gampong binaan guna memastikan setiap anak mendapatkan gizi yang cukup dan seimbang,” katanya.

Dirinya mengajak agar bersama-sama berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam upaya pencegahan stunting, edukasi mengenai gizi yang baik, pelayanan kesehatan yang mudah diakses, serta dukungan komunitas yang kuat akan menjadi kunci kesuksesan kita bersama.

Dikatakan, kegiatan ini juga merupakan hasil kerjasama lintas sektor, melibatkan seluruh komponen masyarakat dan koordinasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga sosial. Hanya dengan sinergi yang kuat, kita bersama dapat meraih perubahan positif yang nyata.

“Alhamdulillah, Tahun 2024 ini sejak tanggal 01 Januari kemarin sampai 15 Januari dari 80 kelahiran di Kota Langsa tidak ditemukan kasus stunting baru, kita akan targetkan tahun 2024 ini seluruh gampong di Kota Langsa bebas stunting, InsyaAllah,” imbuhnya. (mr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here